Rabu, 30 Januari 2013

..::Melepasmu::..

Tak pernah bisa habis cerita tentangmu. Ya, tentangmu yang pernah menjadikanku berada di tahta cintamu. Begitu pun sebaliknya, kamu yang pernah (bahkan sampai sekarang) tetap jadi pemimpin di tahta hatiku.

Tapi, aku tau aku harus melepasmu. Melepas bukan berarti melupakan, ataupun membenci kan? :). Hanya sekedar melepaskan diri dari ketidakmampuan menahan tangis yang tercipta dan terurai ketika langkahmu tak ku ketahui.

Aku harus bangkit, untuk diriku, untuk cinta yang pernah kita agung-agungkan. Demi masa lalu yang indah, aku harus mampu berdiri tegak, walau itu harus kujalani tanpamu.

Aku memang pernah menunggumu, tapi, mungkin saat ini kulepaskan bayanganmu.
Biarlah cinta melayang jauh. Menemui hati yang memang sudah diatur-Nya untuk kita tempati :').

Aku tetap mencintaimu, menyayangimu, meski sekarang dalam bentuk yang berbeda.

Kusimpan cinta dan sayang ini dalam kotak yang kuletakkan di dasar hati, agar tak tersentuh dan tak terbuka lagi.

Selamat malam, Sang Ksatria-ku.

Dariku yang pernah mendampingimu, Sang Pencinta

Minggu, 27 Januari 2013

...::Kembali Mengingatmu::...

Aku kembali ke halaman ini, setelah berbulan-bulan kepergianmu. Ya, kepergianmu yang menyisakan begitu banyak tanya dalam hatiku. Tanya yang begitu melimpah ruah menanti jawaban dan secuil penjelasan darimu.

7 bulan :') aku menunggumu kembali. Bulan-bulan yang penuh airmata, penuh penantian panjang. Sampai waktu dan hidupku seolah berhenti karena begitu merindukan dan menantimu. Apa yang sebenarnya kau sembunyikan? Apa? Sedangkan rahasia yang kau simpan sudah kau beritahu padaku, hal yang sempat membuat benakku penuh rasa ingin tau pun sudah kau ceritakan.

Lalu apa? Sedangkan kita tak punya masalah saat itu. Tidak ada. Bahkan aku yang mengambil alih tanggungjawabmu untuk menyelesaikan masalah itu, masalah di luar hubungan internal kita. Aku yang terus menerus berjanji mendampingimu. Aku yang selalu bersamamu saat kita diuji.

Aku tak marah, sungguh. Apa pernah aku memarahimu, Sayang? Tidak sekalipun selama 2 tahun kebersamaan kita :'). Aku mengerti apa yang kau lakukan, aku memahami apa yang menjadi alasan sikapmu. Tapi itu dulu, sebelum kau menbghilang tanpa jejak, tanpa kata-kata.

Taukah aku sempat hampir gila mencari keberadaanmu, segala cara kutempuh agar aku tau dimana kau berada. Agar aku bisa mengatakan "Sayang, masalah kita sudah selesai, kamu bisa bernafas lega sekarang." Tapi, tak pernah kau muncul sekalipun untuk mengucapkan perpisahan.

:') lalu salahkah jika aku masih percaya bahwa suatu saat kau akan kembali? Seperti sebelumnya, kata hatiku selalu benar jika itu berhubungan denganmu. Aku yakin, insya Allah...

Dan sampai sekarang pun, aku masih yakin, meski disaat aku terpuruk, disaat airmataku sudah mengering, aku masih percaya suatu saat kau akan kembali.

Jika itu terjadi, kau tentu tau kemana harus kau langkahkan kakimu, menuju hatiku...

Salam rinduku, kekasihku, Sang Ksatria.

Dari aku yang sangat mencintaimu,

Sang Pencinta