Jumat, 29 April 2011

Semakin besar....

Semakin besar keinginan saya untuk menikah dengan kamu mas. Kamu ingat kemaren kamu bertanya apakah saya siap hidup sebagai istri seorang tentara yang punya banyak aturan. Apakah yang berasal dari kedinasan kamu maupun aturan yang kamu jadikan prinsip hidupmu. Saya jawab, "YA". Saya ngga pernah ragu saat menjawab pertanyaan itu. Saya jawab dengan sangat serius dan sangat yakin. Seyakin hati saya saat memilh kamu saat itu.
Saya siap dan bersedia menikah dengan kamu. Saya mampu menjalani kehidupan bersama kamu dengan aturan-aturan yang kita sepakati.
Saya tau kamu punya alasan kuat dengan aturan-aturan itu, dan saya juga memahaminya. Karena itulah saya bersedia untuk itu.
Saya ngga pernah menganggap ini sebagai keterpaksaan ataupun pengorbanan. Tapi ini adalah yang saya inginkan juga. Cinta bukan pengorbanan. Bagi saya cinta adalah menyatukan keinginan bersama, tapi bukan kesepakatan.

Saya mencintai kamu. Taukah kamu kalau setiap saat saya membayangkan tentang kehidupan berumah tangga bersama kamu. Bahkan tadi malam saya tertidur setelah hampir satu jam mengkhayal tentang kita.
Saya belajar dan berusaha untuk menjadi istri yang baik bagi kamu kelak.
Saya amat sangat mencintai kamu, mas.

Tidak ada komentar: