4 bulan yang penuh perjuangan cinta. Bulan ini, sangat banyak yang harus kami lalui, air mata sudah tak terhitung. Membasahi pipi dua orang yang saling merindu tanpa bisa melihat satu sama lain. Tanpa bisa bersama.
Salah paham, miss communication, sampai hal hal kwecil yang sebenarnya tidak penting juga bisa memicu pertengkaran hebat antara kami. Karena rasa rindu yang sangat dalam, tak bisa diekspresikan secara langsung, hanya lewat khayalan, imajinasi, dan kata kata.
Mencintainya, membuatku kuat. Cinta ini yang membuat kami bersama, bertahan menunggu saat pertemuan.
Aku tau banyak orang ynag menyangsikan hubungan kami. Bahkan aku dan dia semapt menyangsikan hubungan kami sendiri. Tapi kami kembali mmegang teguh yang kami yakini, bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk diwujudkan, selama itu adalah niat yang baik.
Niat kami serius, sangat serius. Berniat untuk bersama, menjalani kehidupan sebagai dua orang yang saling menguatkan atas cinta. Menahan semua rintangan yang berat sekalipun. Ya Allah, bantulah kami, mudahknlah kami menghadapi segala macam cobaan dan mencari jalan keluar atas segala permasalahan yang kami hadapi.
Kami ingin bersama, dalam wujud yang nyata. Aku ingin dia datang. Melihat dirinya, wajahnya, mendengar suaranya, menyentuh tangannya. Semua hal tentangnya yang selama ini hanya bisa kumimpikan setiap waktu.
Aku mencintainya, sama halnya seperti bintang yang mencintai sang malam. Tanpa bulan, maka tak ada bintang. Cinta ini tetap kupegang. Walau jauh, aku tetap dengan kesetiaanku.
Aku mencintainya, sangat mencintainya. Mempertahankan segala hal tentangnya, yang kuyakini dan kucintai.
-mencintai Sang Ksatria-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar