"Alhamdulillah"
Itu kalimat pertama yang saya ucapkan tadi sore, bahkan dalam doa saya setelah selesai sholat.
Terima kasih Ya Allah, karena engkau telah membantu kami menguatkan kembali hubungan yang hampir diujung tanduk, yang disebabkan oleh hamba sendiri.
Ternyata keterbukaan penting dalam suatu hubungan, saya akan selalu ingat hal itu, akan selalu terbuka tentang apapun yang saya rasakan, saya pikirkan, dan saya inginkan. Saya merasa jadi pacar yang sangat buruk, di saat dia sedang bertugas, saya malah memikirkan hal yang tidak tidak. Padahal jika dipikir dengan logika, dia bukan orang yang suka berbohong. Ya Rabb, ampunilah segala pikiran pikiran buruk yang sempat singgah di hati hamba, yang membuat hubungan kami hampir hancur untuk kesekian ketiga kalinya, karena kelakuan hamba sendiri.
Ketertutupanku yang membuatnya kecewa, marah, dan bahkan sakit hati. Saya tidak mau membuatnya sakit lagi, saya berjanji dengan hati dan diri saya sendiri, untuk bisa jadi "The New Eva", yang tidak lagi memendam apa yang dirasakannya, agar semua orang , tidak hanya pacarnya, tapi juga teman-teman, keluarga, dan orang yang berada di sekitarnya tidak terluka lagi.
Ya Allah, bantulah hamba untuk berubah jadi orang yang lebih baik. Hamba sangat men cintai dan menyayanginya. Tidak mau kehilangan dia untuk kesekian kali. Ingin menjaga dan melindungi hatinya.
Amin Ya Rabbal Alamin
-keep fighting for love-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar